Metode Fridrich Singkat
Kalau kamu sampai di sini, mungkin karena kamu sudah tahu cara menyelesaikan kubus dengan metode pemula; kalau belum, kunjungi dulu metode untuk pemula.
Kamu juga perlu tahu notasi kubus 3x3x3. Kalau belum tahu, kamu bisa memeriksanya dengan mengklik tombol berikut.
Kamu bisa mengunduh lembar contekan berisi semua algoritma metode Fridrich singkat di halaman unduhan.
Metode CFOP, yang juga dikenal sebagai metode Fridrich untuk menghormati penciptanya, Jessica Fridrich, adalah metode yang paling banyak digunakan oleh speedcuber untuk menyelesaikan kubus secepat mungkin. Metode Fridrich lengkap, atau CFOP, membutuhkan banyak algoritma berbeda untuk dipelajari dan banyak latihan; karena itu kita bisa mulai dari metode singkat yang tidak membutuhkan hafalan sebanyak itu, dan nanti kita akan mempelajari lebih banyak lagi.
Metode ini terdiri dari 4 langkah berbeda:
- Silang: seperti pada metode pemula, pertama kita akan membuat silang.
- F2L: dari bahasa Inggris, First Two Layers — di langkah ini kita menyelesaikan dua lapisan pertama sekaligus.
- OLL: dari bahasa Inggris, Orient Last Layer — kita mengarahkan bagian-bagian lapisan terakhir supaya seluruh sisi kuning selesai, tanpa memedulikan apakah bagian-bagiannya sudah di tempatnya.
- PLL: Permute Last Layer — di langkah terakhir ini kita fokus memutar (permutasi) bagian-bagian lapisan terakhir supaya kubus selesai.
Karena di sini saya menjelaskan metode singkat, beberapa dari 4 kasus akan dibagi menjadi beberapa langkah.
Silang
Karena kamu sudah tahu cara menyelesaikan kubus dengan metode pemula dan sudah bisa membuat silang dengan lancar, kita tidak akan berhenti di sini untuk menjelaskannya lagi: buat silang seperti yang sudah kamu bisa, dan mari kita lanjutkan.
F2L: Dua lapisan pertama
Untuk menyelesaikan dua lapisan pertama sekaligus, kamu bisa menghafal banyak algoritma — tepatnya 42 untuk F2L lengkap — tapi cara terbaik adalah melakukannya secara intuitif.
Berbeda dengan metode pemula, sekarang kita akan memegang kubus dengan silang di lapisan bawah; kalau kita mulai dengan menyelesaikan silang putih, lapisan putih mulai sekarang akan selalu menghadap ke bawah.
Karena kita tidak melakukan F2L lengkap, melainkan yang singkat, berikut 24 kasus F2L paling sederhana: yaitu kasus di mana rusuk dan sudut berada di lapisan atas. Kalau kamu tidak menemukan kasus ini, coba tempatkan sudut dan rusuk di lapisan atas secara intuitif, lalu kamu bisa menggunakan salah satu dari 24 algoritma.
Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, coba pahami dan cari logika di balik algoritma-algoritma yang berbeda: dengan begitu kamu akan bisa melakukan F2L secara intuitif dan tidak perlu menghafal semua kasusnya.
Rusuk dan sudut di lapisan atas
Dasar-dasar
Sudut dengan putih menghadap samping
Sudut dengan putih menghadap atas
OLL singkat: Orientasi lapisan terakhir
OLL adalah tentang mengarahkan semua bagian lapisan terakhir supaya semuanya punya warna kuning menghadap ke atas, tanpa memedulikan apakah sudah di tempatnya atau belum.
Pada OLL lengkap, ada 58 algoritma berbeda untuk mengarahkan bagian-bagian lapisan terakhir dengan satu algoritma, tapi kita sedang mempelajari metode singkat dan tidak perlu mempelajari 58 algoritma itu: kita akan mengurangi jadi 9, dengan membagi OLL menjadi dua langkah — silang kuning dan orientasi sudut.
Silang kuning
Untuk membuat silang kuning, kita akan mempelajari algoritma baru untuk mempercepat langkah ini. Dengan mengetahui algoritma ini dan algoritma yang sudah kita gunakan di metode pemula, kita bisa langsung berpindah dari posisi bentuk L dan posisi bentuk I ke silang. Kalau kita mendapat titik, kita perlu menggabungkan kedua algoritma.
Ingat bahwa kita tidak menggunakan sisi kuning sebagai sisi depan; gambar ditunjukkan seperti ini supaya susunan sisi atas terlihat jelas.
Orientasi sudut
Untuk mengarahkan sudut dan mendapatkan seluruh sisi kuning, ada 7 kasus berbeda, masing-masing dengan algoritmanya sendiri untuk mencapainya.
Sama seperti saat membuat silang, sisi kuning harus tetap berada di atas.
PLL singkat: Permutasi lapisan terakhir
PLL adalah tentang menukar tempat bagian-bagian lapisan terakhir tanpa mengubah arahnya. PLL lengkap terdiri dari 21 algoritma berbeda; karena kita sedang mempelajari metode CFOP singkat, kita akan membagi PLL menjadi dua langkah untuk mempelajari 6 algoritma, bukan 21. Kedua langkah itu adalah permutasi sudut dan permutasi rusuk.
Permutasi sudut
Kita bisa menemukan 2 kasus berbeda, dan masing-masing punya algoritmanya sendiri untuk diselesaikan.
Dengan memutar lapisan atas kubus, kita akan selalu berhasil menempatkan dua sudut pada tempatnya; setelah keduanya terpasang, kita perlu melihat apakah kedua sudut yang sudah terpasang dengan benar itu berdampingan atau berlawanan.
Sudut berdampingan: kalau berdampingan, arahkan kubus supaya kedua bagian ini berada di belakang dan sisi kuning menghadap ke atas. Sekarang kita bisa menerapkan algoritma nomor 1 supaya semua sudut terpasang dan terarah dengan benar.
Sudut berlawanan: arahkan kubus supaya sisi kuning menghadap ke atas dan salah satu sudut yang sudah terpasang dengan benar berada di kanan atas sisi depan. Sekarang kita bisa menerapkan algoritma nomor 2 untuk menyelesaikan sudut-sudutnya.
Permutasi rusuk
Pada permutasi rusuk, kita bisa menemukan 4 kasus berbeda; kita perlu menggunakan salah satu dari 4 algoritma berikut sesuai kasus yang ditemukan, dan kubus akan selesai.
Selamat! Kamu berhasil menyelesaikan kubus!